Monthly Archives: Mei 2016

Rejeki Tak Terduga

Standar

Saat menjelang UN SMP kemarin anakku sempat keheranan. Karena ada beberapa siswi kelas 9 SMP dari berbagai kota yang tiba-tiba menghubunginya baik lewat messenger FB maupun Instagramnya.

Mereka semua minta diajarin matematika untuk persiapan UN. Padahal anakku sebelumnya tidak pernah mengenal mereka sama sekali. Tentu saja anakku dengan senang hati berbagi ilmu untuk membantu mereka.

“Mereka mengenal saya dari mana ya?”

Pertanyaan anakku itu membuatku jadi ikut penasaran.

“Apa mungkin mereka masih teman atau saudaranya teman sekelas Salma kali? Coba saja ditanyakan” Aku mencoba mengira-ngira.

Akhirnya setelah anakku menanyakannya, barulah kami mengerti.. Ternyata mereka mengenal identitas anakku dari sebuah buku panduan belajar UN SMP/MTs tahun 2016 yang diterbitkan oleh Forum Edukasi.

Kata mereka di buku itu tercantum foto, nama dan nilai hasil UN anakku bersama 3 siswa SMP lain. Mereka sampai mengirim foto buku tersebut melalui messenger dan IG sebagai buktinya.

image

Setelah melihatnya aku baru ingat. Waktu itu aku pernah membelikan sebuah buku panduan belajar persiapan UN yang berjudul The King Cerdik + Nalar UN SMP/MTs 2015 yang diterbitkan oleh Forum Edukasi untuk anakku.

image

Lumayan lengkap juga kandungan materi dalam buku tersebut. Sehingga dapat membantu anakku dalam belajar untuk persiapan UN disamping belajar melalui bimbingan guru-gurunya di SMP.

Alhamdulillah, akhirnya anakku benar-benar sukses dalam UN nya. Selain meraih peringkat 2 terbaik di sekolahnya, juga peringkat 4 terbaik di kotanya.

Saat aku membereskan beberapa buku SMP milik anakku yang sudah tidak terpakai seusai UN, pandanganku tertuju pada sebuah penawaran dana pendidikan di buku panduan UN SMP/Mts 2015 dari Forum Edukasi yang kemarin pernah kubelikan dan digunakan anakku belajar untuk persiapan UN.

Aku lalu mencoba mengirim foto dan hasil UN anakku sesuai dengan yang disyaratkan dalam ketentuannya ke alamat email Forum Edukasi. Aku mengirimkannya pada tanggal 6 Juli 2015.

Setelah itu sampai anakku masuk SMA, aku tidak mendapat jawaban email atau respon apapun dari Forum Edukasi. Kupikir anakku tidak terpilih untuk mendapatkan dana pendidikannya. Jadi aku sudah melupakannya saja.

Ketika kemarin anakku mendapat informasi bahwa namanya tercantum di buku panduan UN SMP/MTs yang terbaru, aku lalu berusaha mencari nomer kontak Forum Edukasi di internet. Karena berarti anakku terpilih untuk memperoleh dana pendidikan.

Setelah aku berhasil mendapatkan nomer kontaknya, aku langsung menghubunginya. Alhamdulillah dari pihak Forum Edukasi segera merespon dan meminta maaf atas keterlambatan pengiriman dana pendidikan untuk anakku hingga setahun berlalu.

Menurut mereka sebetulnya waktu itu mereka sudah menghubungiku tapi nomerku sedang tidak aktif. Jadi ada kemungkinan pesan dari mereka menjadi tidak terkirim.

Tapi apapun penyebabnya, kami menyampaikan terima kasih kepada pihak Forum Edukasi yang sudah merespon kami dengan baik dan segera merealisasikan dana pendidikan untuk anakku dengan mentransfernya ke rekeningku.

image

Alhamdulillah, akhirnya anakku mendapatkan rejeki yang tak terduga. Barakallah… Aamiin..

Tapi yang terpenting dari semua itu tentu tak hanya nilai-nilai hasil UN dan nominal dana pendidikannya.. Tapi bagaimana anakku bisa berbagi ilmunya dalam hal-hal yang positif sehingga tak hanya bermanfaat bagi dirinya, namun juga bagi orang lain.. Karena demikianlah sesungguhnya hakekat dari sebuah prestasi…

76 Tahun Perjalanan Usia

Standar

25 tahun pertama..
adalah titik awal langkah perjalanan hidup..
yang disemangati rasa antusias mencari ilmu..
yang terpatri menjadi prestasi dan tekad..
hingga mendapatkan penawaran belajar di Jerman..
dan berkesempatan kuliah di fakultas Psikologi, UI Jakarta..
Meski terhenti karena peristiwa G30S PKI..

25 tahun kedua..
adalah saat suka duka berumahtangga dan bekerja mewarnai perjalanan hidup
Namun tak menyurutkan semangat tuk tetap mencari ilmu..
hingga hidayah Islam datang..
dan tekad melanjutkan kuliah di UGM Yogyakartapun terlaksana..

25 tahun ketiga..
adalah saat dimana semua putra putri yang menjadi tanggungan selama ini..
mulai berpencar ke kota lain..
demi melanjutkan tugas dan tanggung jawabmu..
setelah berjumpa dengan jodohnya
Saat ini juga menjadi masa pensiun dari tugas mengajar di UMS Solo..
Namun semangat mencari ilmu..
tak pernah surut…
Maka waktu selalu terisi dengan membaca hingga menulis..
walau kesehatan kadang sudah mulai terganggu..

Dan di tahun ini…
Tepatnya pada tanggal 12 Mei 2016…
Usia 76 tahun tercapai sudah…

Selamat Ulang Tahun, Papi Tercinta…
Barakallah fii umrik..
Semoga Allah SWT selalu melimpahkan kesehatan, panjang umur dan berkahNya kepada Papi..
Aamiin ya rabbal’aalamiin…

Semoga putrimu ini bisa meneladani semangat Papi dalam mencari ilmu…
kesabaran Papi dalam menghadapi segala macam problematika kehidupan..
dan kesucian niat Papi dalam setiap langkah yang dijalani..
hingga kejujuran selalu menjadi prioritas..
Aamiin ya rabbal’aalamiin…

image

Menikmati Pameran Seni Rupa di Akhir Long Weekend

Standar

Pada akhir long weekend kemarin, beberapa jam yang tersisa kami manfaatkan untuk menikmati keindahan karya seni pak Iskandar Abeng pada pameran seni rupanya yang berjudul “Gugat”‘ di Gramedia Cipto.

image

Ini merupakan pameran tunggal pertamanya setelah beberapa tahun sebelumnya ia berkolaborasi dengan beberapa seniman lain dalam pameran yang serupa. Acara ini berlangsung dari tanggal 8-14 Mei 2016 dengan beberapa agenda kegiatan dan workshop seni yang menarik.

image

Seusai penyampaian prolog oleh pak Nico Broer Permadi selaku pimpinan Gardu Seni Cirebon, pameran seni rupa ini disambut sekaligus dibuka oleh Sultan Kanoman. Dengan iringan musik khas Cirebon dan dipadu dengan pemandu acara yang kocak dari 4 orang punakawan, suasana acara siang itu menjadi segar dan khas ‘Cirebonan’.

image

Saat memasuki ruang pameran, hampir seluruh pengunjung termasuk kami merasa kagum dengan semua karya seninya. Karena sangat detail dan kreatif. Dari situ memang tampak kesabaran pak Iskandar Abeng dalam menyelesaikan setiap karya seninya sehingga hasilnya menjadi sekeren itu.

Satu demi satu karya seninya dipresentasikan di depan pengunjung dan wartawan. Sesuai dengan tema pamerannya (Gugat), beberapa karya seninya merupakan suara hatinya yang menggugat kondisi jaman sekarang dimana hampir semua orang sudah sedemikian ‘terjajahnya’ oleh gadget dan perangkat teknologi lainnya yang makin menjauhkan dari kehidupan nyata.

image

Anakku juga tampak asyik mengamati setiap karya seni yang terpampang di pameran itu bersama dua orang teman sekelasnya. Mereka menjadi semakin senang karena bertemu dengan beberapa guru sekolahnya, yaitu pak Daniel, pak Deden, pak Ayi dan pak Budi. Pak Daniel malah menjadi salah seorang kurator dalam Pengantar Kuratorial di brosur pameran.

image

Berada di tengah pameran seni dan berkumpul dengan para seniman Cirebon seperti saat ini, serasa menghadirkan kembali kenanganku saat berkunjung ke museum Affandi di Yogyakarta seusai pulang kuliah. Juga membuatku makin mengapresiasi seluruh seniman dan karya seninya. Khususnya terhadap almarhum pak Subekti, sang maestro batik tulis Cirebon yang pernah menjadi guru lukis kami..

Rasa kecewa karena tak bisa hadir pada acara bazaar buku Big Bad Wolf Books Indonesia di BSD kemarin jadi lumayan bisa terobati di acara ini deh…. 😀

image