Monthly Archives: Juni 2016

“Santriwati Baru”, Buku Karya Tunggal Pertamaku :)

Standar

Baru saja saya mempublikasikan ” Santriwati Baru – Seri 1 dari Catatan Harian Santriwati Mualaf dari cerita saya Santriwati Baru – Seri 1 dari Catatan Harian Santriwati Mualaf . http://my.w.tt/UiNb/YkJKH0q6tu

Warisan Terbaik

Standar

Mobil yang kukendarai ini terasa sangat lambat. Padahal di tengah kepadatan kendaraan di kota Cirebon ini, kecepatannya sudah kutambah hingga hampir 80 km/jam.

“Papi bertahan ya Papi…
Ya Allah.. Jangan dulu ambil nyawa Papi..Tolong ya Allah..beri kesempatan kepadaku untuk bisa bertemu dan lebih banyak berbakti padanya…”

Berulang-ulang aku menyeru dan berdoa dalam kesendirianku menyetir mobil yang melesat menuju ke rumah sakit.

Tadi pagi ketika sedang mandi, aku dikejutkan oleh kabar dari Liling, adik perempuanku yang menemani Papi di rumah sakit, bahwa Papi kondisinya sedang kritis. Padahal sebelumnya kondisi kesehatan Papi sempat membaik.

Mami dan Oy (adik laki-lakiku) sudah terlebih dahulu menyusul kesana. Suara tangisan Liling saat tadi memberi kabar akan kondisi Papi memang sungguh membuat kami sangat khawatir.

Begitu sampai di rumah sakit, aku langsung berlari menuju ke kamar perawatan Papi di lantai 2 setelah tak sabar lagi menunggu setiap detiknya di dalam lift.

Kulihat Papi sudah tergolek tak berdaya di ranjang. Beberapa alat bantu terpasang di tubuhnya. Tapi seorang dokter yang kuhujani pertanyaan tentang kondisi Papi hanya memberi jawaban yang membuat kami lemas dan memaksa air mata kami mengalir deras. Papi sudah tak bisa tertolong lagi.. 😥

Papi yang selalu menginspirasiku..
Papi yang selalu memotivasiku..
Papi yang selalu menghiburku..
Papi, sosok ayah yang sederhana dan berhati lurus itu…
Kini telah tiada… 😥 😥 😥
Kami semua sangat menyayangimu, Papi…
Tapi aku tahu.. Allah lebih menyayangimu..
Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji’uun..

Sungguh kematian ini memang tak terduga, tak bisa ditunda dan tak bisa ditawar…

Ya Allah, ampunilah segala kesalahan Papi.. Terimalah semua amal baiknya.. Tempatkan Papi di sisiMu yang terbaik…
Aamiin ya rabbal’aalamiin..

Maafkan kesalahan kami, Papi..
Bila kami selama ini terlalu sibuk dengan urusan pribadi kami masing-masing..
Hingga kurang berbakti dan perhatian terhadapmu… 😥 😥 😥

Di hati kami yang terdalam, hanya Papi satu-satunya sosok ayah, guru, dosen dan pembimbing yang terbaik bagi kami..

Kebersihan hati, ketulusan dan kesederhanaan sikapmu akan selalu kami teladani.. Karena itulah warisan terbaikmu untuk kami…

image

Ternyata…Aku Makin Cinta..

Standar

Sejak dulu aku selalu antusias dengan hal-hal yang bernuansa tradisional, kebudayaan dan keraton. Kebetulan aku pernah tinggal di 3 kota yang memiliki keraton.

Yaitu waktu aku ‘nyantri’ (di kota Solo), lalu waktu kuliah (di kota Yogyakarta) dan..sekarang ini setelah berumahtangga (di kota Cirebon).

Semua keraton dengan budaya dan tradisinya itu mempunyai keunikan dan ciri khasnya masing-masing yang membuatku selalu tertarik untuk mengenalinya.

Kebetulan kemarin acara pengumuman 10 besar pemenang Lomba Menulis di Blog sekaligus buka puasa bersama yang diadakan oleh Blogger Cirebon juga bertempat di Pawon Bogana yang berada di komplek Keraton Kacirebonan. Maka dengan penuh semangat aku menghadiri acara ini.

image

Dalam acara tersebut menu yang disajikan untuk berbuka puasa adalah nasi Bogana. Sebagaimana yang telah disampaikan oleh bu Sonia, humas Keraton Kacirebonan, nasi Bogana adalah makanan khas Keraton Kacirebonan.

image

Sesuai dengan makna katanya, Bogana artinya seadanya. Nasi Bogana ini memang biasanya disajikan seadanya (secara sederhana) dalam acara-acara syukuran di keraton ini.

Tapi kalau melihat isi sajian nasi Bogana ini, menurutku hidangan lauknya termasuk komplet, karena ada daging ayam, telur, tempe dan kerupuk plus kelapa, irisan mentimun, tomat dan daun selada.

image

Nasi Bogana ini sekilas mirip nasi kuning. Disajikan dengan bentuk kerucut seperti nasi tumpeng ukuran kecil. Rasanya enak, daging ayamnya gurih dan empuk. Dan ada unsur filosofisnya dalam setiap cara penyajiannya.

Warna kuningnya nasi merupakan simbol dari rasa syukur. Sedangkan bentuknya yang kerucut mempunyai makna bahwa rasa syukur itu harus ditujukan kepada Yang Di Atas..yaitu Allah SWT..

Sultan Abdul Gani Natadiningrat, SE yang telah menjadi Sultan Kacirebonan ke 9 sejak tahun 1994  juga sangat mendukung serta menyambut baik acara dan kegiatan ini.

image

Seusai acara, seluruh peserta mendapat kehormatan untuk berkunjung ke dalam keratonnya dan berfoto bersama beliau.

image

image

Perpaduan kelezatan nasi Bogana dan keramahan Sultan Kacirebonan ini terasa mewakili kekhasan kota Cirebon dan membuatku makin betah tinggal di kota ini.

Walau panas teriknya sinar matahari di kota Cirebon terasa menyengat kulit dan membuatku harus beberapa kali menyeka keringat, namun aku tetap tak ingin meninggalkan kota ini. Karena ternyata..aku makin cinta padamu.. kota Cirebon.. 🙂

image

Cirebon, Kota Yang Takkan Pernah Kulupakan Selamanya

Standar

Dulu yang kutahu tentang kota Cirebon adalah kota kelahiran nenek buyutku dari garis ibuku.. Hingga kini pun masih ada beberapa saudara ibuku yang tinggal di kota ini..

Cirebon juga kukenal sebagai kota udang. Mungkin karena asal kata Cirebon yaitu Cai (air) dan Rebon (udang). Kebetulan kota Cirebon juga terkenal sebagai penghasil sea food yang masih segar dari lautannya, termasuk udang.

Selain itu Cirebon juga terkenal sebagai kota wali karena ada salah seorang wali dari wali sanga yang lahir di kota Cirebon. Yaitu Sunan Gunung Jati.

Tapi bagiku Cirebon adalah sebuah kota dengan berjuta kesan, kisah dan pengalaman hidup.

Masih kuingat saat pertama kali aku menginjakkan kakiku ke tanah Cirebon ini sebagai langkah awal perjalanan hidupku..

Perpaduan nuansa tradisionalnya yang merupakan akulturasi budaya Tionghoa, Arab dengan budaya asli Cirebon dan suasana perkotaan khas Cirebon membuatku jatuh cinta di pandangan pertama..

Dimulai dari kemegahan keraton-keratonnya (Kasepuhan, Kanoman dan Kacirebonan) hingga keunikan bangunan Gua Sunyaragi yang mempesonakanku..

Kelezatan rasa nasi jamblang, nasi lengko, tahu gejrot, mie koclok dan empal gentongnya yang merupakan kuliner khas Cirebon pun membuatku ketagihan.

Tahun demi tahunpun berlalu.. Kini semakin banyak perubahan yang tengah terjadi di kota Cirebon. Ibaratnya seorang gadis yang makin pandai berdandan, kota Cirebonpun kini makin rapi, cantik dan glamour.. Namun tetap menyimpan sisi kebersahajaan budayanya..

Hingga Taman Ade Irma yang semula terbengkalaipun kini mampu disulap menjadi Cirebon Waterland  yang  mengundang decak kagum karena keeksotisannya.

Tak heran bila para wisatawan baik lokal hingga mancanegara pun berdatangan karena tergiur akan keindahan pariwisatanya.

Hotel Aston Cirebon (https://www.aston-international.com/ind/hotel-detail/84/aston-cirebon-hotel-convention-center) yang merupakan hotel terbaik di Cirebon dan di Indonesia pun telah siap menyambut kedatangan para wisatawan dengan berbagai fasilitasnya yang nyaman.

Seiring dengan perkembangan berbagai usaha dan bisnis di kota Cirebon, semua warganyapun kini semakin mantap untuk berinvestasi melalui CSI (www.csicenter.co.id) sebagai tempat investasi yang aman, prospektif, dan menguntungkan.

Dengan menggunakan sarana Smartfren yang merupakan HPnya Generasi 4G di Cirebon, para pengusaha dan pebisnis di kota Cirebon menjadi makin terbantu dalam berkomunikasi dengan relasi bisnisnya.

Walau aku berasal dari kota Magelang dan baru menjadi warga kota Cirebon sejak menikah pada tahun 1997, aku ikut bangga terhadap setiap perkembangan dan kemajuan kota yang kini telah menjadi tempat tinggalku ini..

Sebagai ungkapan rasa cintaku akan kota Cirebon dan dalam rangka Milad 3 Komunitas Blogger Cirebon http://www.rebon.org yang sedang ada event besar di Bulan Mei – Juni 2016, aku mencoba menuliskan artikel sederhana ini..

Cirebon bagiku adalah sebuah kota yang penuh makna dan bersejarah..

Cirebon adalah tempat berseminya cintaku bersama suamiku..

Cirebon adalah tempat terjalinnya rumah tangga kami..

Cirebon adalah tempat lahirnya putriku tercinta dan Rumah Belajar Cirebon..

Dan Cirebon adalah kota yang takkan pernah kulupakan selamanya..

image