Suka Duka Mengelola Rumah Belajar Cirebon bersama Para Staf dan Guru

Standar

Selama tiga belas tahun mengelola Rumah Belajar Cirebon, banyak pengalaman suka dan duka yang kurasakan. Dari senangnya mempunyai ratusan murid sampai sedihnya saat murid hanya tinggal beberapa gelintir saja. Dari bangganya mendapat reward Jarimatika Pusat ke Singapura hingga paniknya saat mengalami kerugian dan harus nombok untuk gaji staf dan guru.

Mengelola sebuah lembaga kursus memang susah-susah gampang. Karena bukanlah sebuah usaha yang semata-mata hanya mencari keuntungan belaka. Jadi butuh kesabaran, keikhlasan, penuh pengertian dan tahan banting terhadap pasang surutnya kondisi finansialnya.

Berkat dukungan para staf dan guru yang loyal bekerjasama denganku, alhamdulillah Rumah Belajar Cirebon bisa tetap berjalan dan bertahan sampai sekarang.

Ada beberapa hal yang memberi kebahagiaan tersendiri di hatiku. Yaitu ketika aku bisa berbagi rezeki dari hasil kursus kepada staf dan guru dengan memberi mereka gaji, melihat murid-murid semangat belajarnya dan saat mendengar kesaksian orangtua murid yang puas dengan kemajuan belajar anaknya.

Di samping itu, banyak kisah inspiratif yang kuperoleh bersama para staf dan guru selama mengelola Rumah Belajar Cirebon. Beberapa staf dan guru di Rumah Belajar Cirebon telah menunjukkan ketangguhan, kejujuran dan tanggung jawabnya dalam setiap tugas mereka.
Berikut ini beberapa guru yang sampai sekarang masih mengajar di Rumah Belajar Cirebon:

1. Bu Rita S.Si adalah guru yang jago matematika. Ia telah menjadi guru Jarimatika sejak tahun kedua berdirinya Rumah Belajar Cirebon (2007). Sekarang Bu Rita juga mengajar Matematika APIQ. Sudah banyak murid yang dibantunya hingga mampu menguasai metode Jarimatika dan APIQ. Anak-anak jadi lebih mudah dalam berhitung dan menyelesaikan soal-soal matematika. Keakraban dengan murid-muridnya pun terjalin dengan baik karena Bu Rita selalu menganggap mereka seperti anaknya sendiri. Hampir setiap hari bu Rita berangkat mengajar dengan menempuh perjalanan yang cukup jauh dengan motor dari rumahnya di daerah Palimanan. Untuk menambah penghasilannya, ia juga berjualan berbagai produk seperti tas, peralatan makan, dan lain-lain.

2. Pak Akhmad Yani S.Pd.Cht, guru Matematika APIQ, E Learning for Kids, i-tutor.net dan Bimbel yang sabar, tulus, loyal, cerdas, ulet dalam setiap tugas yang diberikan. Baik tugas yang berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar maupun pembuatan dokumen penting untuk Rumah Belajar Cirebon. Pak Akhmad menjadi guru di Rumah Belajar Cirebon sejak bulan Juni 2009. Ia juga membantu usaha spare part milik suamiku (Specia Mandiri) sejak tahun 2014. Sekarang ia tengah menempuh studi Pasca Sarjana jurusan Bahasa Inggris di Unnes Semarang.

3. Bu Neneng S.Pd.I, guru Calistung Cahaya Bintang yang sudah biasa dan telaten mengajar anak-anak usia dini. Bu Neneng mulai mengajar di Rumah Belajar Cirebon dari tahun 2013.

4. Ms. Hesti SE, guru E Learning for Kids yang mengajar di Rumah Belajar Cirebon sejak tahun 2014. Di sela kesibukannya mengurus dua orang anaknya, ia tetap berusaha meluangkan waktunya mengajar di Rumah Belajar Cirebon. Untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarganya, Ms. Hesti juga berjualan aneka baju muslimah dan perlengkapannya. Ms. Hesti termasuk guru yang lembut dan bagus pendekatannya ke anak-anak sehingga mampu membuat murid-muridnya betah belajar.

5. Kak Niko, guru Art Kids Studio yang ‘nyeni’ dan kreatif. Kelihatannya pendiam tapi ternyata enak diajak ngobrol. Kak Niko adalah salah seorang personil Sinau Art yang senang membuat kerajinan dari kayu. Ia mulai mengajar di Rumah Belajar Cirebon dari tahun 2015.

6. Bu Tri S.Pd. guru Calistung Cahaya Bintang yang enerjik dan aktif mengikuti berbagai kegiatan yang bisa menambah wawasannya. Kalau pagi ia mengajar di TK. Bu Tri mengajar di Rumah Belajar Cirebon sejak tahun 2016.

7. Puri, guru Art Kids Studio dan Matematika APIQ. Mulai mengajar dari bulan November tahun 2018. Sekarang sedang menunggu proses sidang dari skripsinya di Fakultas Matematika, IAIN Sunan Gunung Jati, Cirebon. Ia sangat peduli terhadap keluarga dan lingkungan masyarakatnya di daerah Losari. Saat Losari kemarin terkena musibah banjir, Puri ikut aktif menggalang dana untuk membantu korban banjir di sana.

8. Bu Nia, termasuk guru baru Calistung Cahaya Bintang. Mulai mengajar pertengahan tahun 2019. Pagi harinya ia mengajar di TK. Sesudah itu sorenya mengajar di Rumah Belajar Cirebon.

9. Bu Nur’aeni S.Pd. guru Jarimatika yang ramah dan ceria. Ia masih termasuk guru baru, karena mulai mengajar di Rumah Belajar Cirebon dari tahun 2018. Semula mengajar ekskul Jarimatika di SDIT Sabilul Huda. Sekarang mengajar kelas reguler Jarimatika di Rumah Belajar Cirebon. Saat ini Bu Nur’aeni juga sedang menempuh kuliahnya di Pasca Sarjana IAIN Sunan Gunung Jati Cirebon, jurusan Ekonomi Islam.

10. Pak Ammar S.Pd.i, juga guru baru di Rumah Belajar Cirebon. Mulai mengajar tahun 2018. Semula mengajar ekskul Jarimatika di SDIT Sabilul Huda. Sekarang mengajar kelas reguler.

11. Inayah S.Pd. baru saja lulus dati kuliahnya di UPI Bandung jurusan PGSD. Saat ini mengajar ekskul E Learning for Toddlers di TKIT Nurushshidiq. Mulai mengajar ekskul dari bulan Januari tahun 2019.

12. Saddam Husein S.E., staf administrasi yang ulet dan cekatan dalam mengurus pendaftaran murid baru, pembayaran SPP, memberikan informasi tentang program kursus di Rumah Belajar Cirebon, sekaligus mengurus toko/kantin. Saddam mulai bekerja di Rumah Belajar Cirebon dari bulan Agustus 2018. Berkat keuletannya, penambahan jumlah murid meningkat drastis dari tahun sebelumnya. Selain itu Saddam juga mampu memperbaiki ketertiban pembayaran SPP murid.

13. Pak Ramdia, staf cleaning service dan juru parkir yang menjaga keamanan kendaraan di area parkir. Pak Ramdia mulai bekerja di Rumah Belajar Cirebon dari tahun 2006.

Last but not least adalah Ms. Puji S.Pd, guru bahasa Inggris (e Learning for Kids) yang selalu enerjik dan kreatif dalam mengajar. Meskipun sementara ini terpaksa ia berhenti mengajar karena baru saja melahirkan anak ke tiganya dan rumahnya sudah pindah ke lokasi yang makin jauh dari Rumah Belajar Cirebon, namun dedikasinya dalam mengajar sejak tahun 2007 tak pernah kulupakan. Ms. Puji kini membuka toko busana muslimah di rumahnya sambil mengasuh ketiga anaknya untuk menunjang kelangsungan ekonomi keluarganya. Semoga nanti suatu saat bisa mengajar kembali.

Nah, demikianlah sekilas kisahku saat merintis dan mengelola Rumah Belajar Cirebon bersama para staf dan guru Rumah Belajar Cirebon yang tangguh.

Kesulitan dan kegagalan yang pernah kami alami memang acapkali hampir meruntuhkan semangat kami. Rasa putus asa pun beberapa kali hinggap dan menghalangi langkah kami.
Sehingga sempat terpikir untuk menutup usaha ini.

Namun kekompakan dan loyalitas mereka menjadi spirit yang mampu memotivasiku untuk terus mempertahankan Rumah Belajar Cirebon.

Semoga Allah Swt. meridhai dan memberkahi usaha kami dalam mengelola Rumah Belajar Cirebon. Sehingga kami mampu menebar kebaikan dan ilmu yang bermanfaat kepada semua yang terlibat di dalamnya maupun kepada masyarakat. Allahumma aamiin…

About IrmaFang

- Sederhana, menyukai kejujuran, ketenangan dan kedamaian... - Punya impian bisa travelling keliling dunia bersama keluarga... :D

Komentar ditutup.