Category Archives: hobby

Book Hunting

Standar

Di hari ketigaku di kota Bandung, jiwa petualanganku mulai bergejolak.  Sembari menunggu anakku mengikuti pembinaan matematika yang berlangsung  dari tanggal 5-12 Maret 2016 selama  7 jam setiap  harinya itu, aku ingin bisa mengisi waktuku dengan kegiatan yang bermanfaat atau menghadiri event yang menarik yang mungkin sedang  diadakan di kota Bandung.

Aku sempat searching di Google barangkali ada info dari sana. Tapi yang ada hanya event-event yang kurang aku minati.. Yaitu 7 Maret :Seminar Oceanovolution,   7-20 Maret Hijab Craft Nation dan 11-13 Maret Kemilau Manikam Nusantara. Sedangkan event yang menarik bagiku adalah yang berhubungan dengan parenting, kepenulisan dan  buku.

Yaah, kalau mau cari buku ya nggak ada lagi selain ke Gramedia nih yang lengkap.. begitu pikirku. Tapi masih jam 08.30 gini kan masih pada belum buka ya toko atau mallnya…Hmm, jadi gimana yaa? Ketika dalam perjalanan pulang naik taksi, pak supir taksinya  mengusulkanku ke Pasar Buku Palasari. Karena selain harga buku-bukunya murah juga jam segini sudah buka.

Ya oke deh kalau gitu… Aku langsung setuju.. Pak Aan, nama supir taksi yang baik itu malah bilang, nanti kalau aku mau keliling-keliling cari buku disana, nanti akan ditungguin dan argometernya dimatikan. Aku malah jadi nggak enak, karena barangkali lama kan malah menghilangkan waktunya untuk mencari penumpang lainnya. Sehingga aku mempersilakannya untuk jalan saja dulu nggak apa-apa. Tapi pak Aan tetap mau menungguku. Katanya nanti dia sekalian bisa nunggu sambil sarapan.

Wah, baik banget ya pak Aan…Alhamdulillah, aku diberi kemudahan dalam bertransportasi di Bandung ini dengan mendapatkan taksi yang supirnya jujur dan baik. Lalu akupun mulai  jalan berkeliling dari satu kios ke kios buku lain mencari buku-buku yang bagus. Beberapa kios memang masih tutup. Sebagian lain ada yang baru buka dan ada juga yang sudah buka sejak pagi-pagi.

Memang lengkap juga buku-buku yang dijual disana. Ada buku pelajaran, novel, majalah, buku cerita, komik, hingga buku-buku impor. Baik untuk anak-anak hingga untuk orang tua. Semua tersedia disana dengan harga yang  terjangkau dan bisa ditawar. Kebanyakan yang dijual disana adalah buku-buku bekas. Sehingga  harga jual bukunya  bisa setengah atau lebih dari harga aslinya. Seperti kata pak Aan tadi..yang penting harus pinter nawar..

Buku yang sedang kucari adalah buku-buku cerita untuk anak-anak, khususnya yang bilingual. Karena aku sedang ingin melengkapi perpustakaan di Rumah Belajar Cirebon yang sedang kurintis sejak awal tahun ini, tepatnya sejak bulan Januari. Saat ini, buku-buku yang sudah tersedia di perpustakaan kami barulah buku-buku bekas bacaan anakku saat masih kecil dan sekarang sudah tidak terpakai lagi.

Tapi aku merasa masih kurang lengkap, karena kebanyakan adalah buku-buku komik Doraemon dan majalah sains Kuark. Sementara koleksi buku-buku ceritanya masih sedikit. Setelah berkeliling ke beberapa kios buku, akhirnya dari 3 kios buku yang kukunjungi, aku membeli beberapa buku cerita bilingual, buku kisah teladan Nabi, buku novel, Tere Liye, buku tentang profesi dan sebuah buku tentang Desain Komunikasi Visual (DKV) untuk referensi anakku.

DSC_0548[1]DSC_0549[1]

Semuanya aku peroleh dengan harga yang memang benar-benar murah karena harganya didiskon 50%-75%  dari harga aslinya. Wah aku jadinya memborong buku deh… Total aku menghabiskan uang hingga Rp. 375.000,-untuk membeli 36 buah buku… Oleh-olehku dari Bandung untuk perpustakaan Rumah Belajar Cirebon… 🙂DSC_0550[1]

Setelah puas ‘hunting’ buku, aku langsung mencari pak Aan yang sudah menungguku di tempat parkir mobil. Dan… akupun kembali ke hotel dengan memboyong  buku-buku hasil dari perburuanku yang seru di pagi ini… 😀

#OneDayOnePost

#MenulisSetiapHari